Bahaya Paraben untuk Kesehatan Ibu Hamil, Bunda Wajib Baca Ini
KESEHATAN,TIMELINES.ID- Ada beragam bahaya paraben untuk ibu hamil dan menyusui. Hal ini penting untuk diketahui, sebab paraben banyak digunakan dalam berbagai produk rumah tangga. Tak hanya ibu hamil atau menyusui, bahaya bahan pengawet ini juga bisa berdampak pada buah hati.
Paraben adalah bahan pengawet yang digunakan untuk mencegah kontaminasi kuman dalam berbagai jenis produk, seperti kosmetik, pembersih rumah tangga, makanan, plastik kemasan, dan parfum.
Beberapa jenis paraben yang paling umum digunakan adalah methylparaben, propylparaben, dan butylparaben. Selain itu, paraben juga banyak ditemukan dalam produk perawatan tubuh, misalnya krim stretch mark yang sering digunakan ibu hamil atau menyusui untuk menghilangkan guratan halus di tubuh.
Paraben dan fungsinya di dalam kosmetik
Paraben sebetulnya menjawab kebutuhan para wanita karena fungsinya sebagai perlindungan. Paraben tergolong dari keluarga senyawa kimia yang dapat mengawetkan bahan kosmetik.
Di dalam kosmetik, paraben berperan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.
Paraben yang biasanya digunakan dalam kosmetik di antaranya methylparaben, propylparaben, butylparaben, dan etylparaben.
Sebuah produk kosmetik biasanya mencantumkan lebih dari satu paraben pada labelnya. Paraben dikombinasikan dengan pengawet lainnya untuk melindungi kosmetik dari perkembangan mikroogranisme.
Untuk mengetahui apa bahaya kosmetik dengan kandungan paraben bagi ibu hamil, selengkapnya pada jabaran berikut ini.
Mengungkap bahaya paraben bagi ibu hamil
Paraben atau p-hydroxybenzoic acid secara mudah ditemui dalam produk makeup, produk perawatan rambut, pelembap, dan perawatan cukur. Namun, kerap kali kita terlewat membaca ingredients ketika membeli satu produk kosmetik.
Dalam penelitian yang dipublikasikan Environmental Research, dikatakan bahwa paraben dan bispenol dikategorikan sebagai senyawa yang mengganggu sistem endokrin (endocrine disrupting compounds/EDCs).
Keduanya diteliti memiliki pengaruh simultan terkait pada ibu hamil dan tali pusar bayi dalam kandungan. Bisphenol mampu berjalan melalui transplasental dan senyawa tersebut bisa terakumulasi pada kantong janin.
Sementara itu, dampak negatif dari paraben berpengaruh terhadap tingkat hormon testosteron yang berpengaruh terhadap janin. Hal ini bisa memberikan risiko bagi perkembangan bayi laki-laki saat ia dalam kandungan.
Bahaya risiko paraben terhadap ibu hamil dan pertumbuhan anak prenatal hingga postnatal

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.