Oleh: Meilanto

BUDAYA, TIMELINES.ID — Pek Cun atau Peh Cun adalah tradisi masyarakat Tionghoa untuk menghormati meninggalnya seorang bangsawan yang sangat dicintai rakyat yang bernama Qu Yuan.

Perayaan ini dilakukan setiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek.

Masyarakat Tionghoa beramai-ramai melakukan ritual di pantai. Prosesi ritual dilakukan mulai dengan sembahyang kemudian dilanjutkan beramai-ramai membuang kue Chang ke laut sebagai simbol penghormatan. Kue Chang adalah kue yang terbuat dari ketan diisi dengan daging atau udang.

Pada tepat tengah hari tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek ada keunikan dimana telur ayam mentah yang masih segar dapat didirikan dan air laut mengalami puncak pasang surut yang sangat jauh mencapai 1 Km[1].

Baca Juga  Islam: Solusi Tuntas Atasi Bullying

Dalam dialek Hokkian, Peh Cun atau pachuan berarti mendayung perahu Dalam bahasa Mandarin, Peh Cun juga dikenal dengan sebutan Duan Wu Jie.