Sembahyang Rebut (Ching Ngiat Pan)
Oleh: Meilanto
TIMELINES.ID — Setiap tanggal 15 bulan 7 penanggalan Imlek, warga Tionghoa, khusus yang bergama Konghucu, meyakini saat itulah pintu akhirat dibuka.
Seluruh roh dari segala penjuru akan turun ke bumi.
Bagi arwah yang memiliki keluarga, mereka akan pulang ke rumah dan menerima persembahan dari keluarganya.
Sedangkan yang tak memiliki keluarga dan yang gentayangan akan meneriam persembahan dari kelenteng.
Tidak tertutup kemungkinan, di antara roh yang gentayangan itu terdapat roh yang dapat mengganggu kehidupan mansia di bumi.
Maka dari itu, umat berupaya menangkal agar roh jahat tidak mengganggu kehidupan manusia.
Merekapun membuat replica Thai Tse Ja yang diyakini merupakan Dewa Akhirat.
Di setiap kelenteng, replica Thai Tse Ja selalu diposisikan dalam keadaan duduk, tangan kirinya memegang buku dan tangan kanan memegang sebuah pena.
Persiapann menggelar Chit Ngiat Pan atau lebih dikenal masyarakat umum dengan Sembahyang Rebut cukup memakan waktu.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.