PARENTING,TIMELINES.ID- Tidak cukup dengan hanya memenuhi kebutuhan hidup anak, orang tua juga memiliki tanggung jawab besar dalam pembentukan kepribadiannya.

Sekilas memang terlihat sederhana. Namun sebenarnya tanggung jawab tersebut tidak benar-benar mudah. Nyatanya, tak jarang masih ada cara mendidik yang dikemas orang tua dengan cara yang salah.

Sayangnya, masih banyak orangtua yang tidak menyadari jika ada beberapa kesalahan yang mereka lakukan dalam mendidik anak, di antaranya:

1. Tidak menjadi panutan yang baik

Tahukah Anda jika orangtua adalah panutan atau model bagi mereka? Jika Anda ingin si kecil bersikap baik, Anda pun harus mencontohkan sikap-sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya jika Anda memiliki kelakukan yang buruk, si kecil pun pasti akan menirunya.

Baca Juga  Hindari Kebiasaan Insecure, Yuk Simak 9 Cara Menjauhi Pikiran Negatif

Sadari atau tidak, Anda pasti pernah melakukan perilaku yang buruk dalam mendidik anak. Misalnya, berteriak ata membanting sesuatu saat marah, suka memukul, buang sampah sembarangan, malas, atau sikap buruk lainnya.

Jika Anda bersikap demikian, jangan salahkan anak jika ia pun menunjukkan sikap demikian. Untuk itu, jadilah model yang baik bagi anak-anak Anda dengan mengubah diri jadi lebih baik lagi.

2. Terlalu mengkritik dan sering membandingkan

Apa yang Anda rasakan jika Anda dikritik habis-habisan? Tentu tidak akan senang bukan. Ya, perasaan tidak menyenangkan ini juag dirasakan si kecil jika Anda terlalu sering mengkritik.

Memberi kritikan berlebihan pada anak merupakan kesalahan mendidik anak yang sering kali tidak disadari orangtua. Padahal, dampaknya akan membuat anak jadi bosan mendengarkan kritikan Anda dan semakin susah untuk diatur.

Baca Juga  Bullying dan Pencemaran Nama Baik: Gerogoti Kepercayaan Diri dan Kesehatan Mental Generasi Muda

Selain itu, di sela kritikan, orangtua juga sering kali membanding anak dengan anak lainnya. Meski tujuan Anda memotivasi anak untuk merubah sikapnya, tindakan ini bisa menghancurkan rasa percaya diri anak.

Memuji anak lain lebih baik daripada dirinya juga menumbuhkan rasa cemburu yang bisa mendorongnya melakukan perbuatan yang tercela. Misalnya, mencontek karena ingin nilainya lebih bagus dari temannya.

Anak memang perlu dikritik jika ia salah. Namun, gunakan bahasa yang lebih halus tanpa menyakiti perasaannya. Jangan pula membandingkan ia dengan teman sebayanya. Sebaliknya, beri ia pujian atas kerja kerasnya dan motivasi agar ia berubah.