KESEHATAN,TIMELINES.ID- Kipas angin memang membantu Anda agar tidak kepanasan dan berkeringat saat tidur. Namun, banyak orang mengatakan bahwa kebiasaan tidur dengan kipas angin berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Lalu, apakah benar begitu? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

Adakah efek buruk tidur pakai kipas angin?

Salah satu manfaat nyata dari penggunaan kipas angin yakni membuat istirahat Anda terasa lebih nyaman karena mengusir gerah dan panas.

Bahkan, derau putih atau yang lebih dikenal sebagai white noise dari kipas angin bisa menjadi melodi pengantar tidur sehingga membuat tidur jadi lebih nyenyak.

Di sisi lain, kebiasaan ini tidak selalu baik untuk kesehatan. Berikut ini adalah beberapa bahaya penggunaan kipas angin saat tidur yang perlu Anda waspadai.

Baca Juga  6 Tips Treadmill Aman dan Efektif untuk Lansia

1. Memicu reaksi alergi

Setelah tidur menggunakan kipas angin, Anda mungkin mengalami pilek atau bersin-bersin yang persis seperti gejala masuk angin. Padahal, ini sebenarnya merupakan tanda-tanda reaksi alergi.

Salah satu pemicu alergi yang paling umum ialah tungau debu. Putaran kencang dari kipas dapat mengumpulkan dan menerbangkan tungau debu ke udara.

Jika kipas angin terus-menerus digunakan dan tidak dibersihkan secara rutin, debu yang menumpuk pada kipas akan beterbangan dan tanpa sadar terhirup oleh Anda.

2. Merangsang produksi lendir berlebihan

Sebagian orang terkadang tidur dengan kipas angin yang langsung menghadap ke wajah. Nah, embusan udara ini bisa menyebabkan mulut, hidung, dan tenggorokan kering.

Baca Juga  7 Cara Menghilang Bekas Gigitan Nyamuk Dengan Mudah dan Cepat

Untuk mencegah kekeringan tersebut, tubuh Anda akan merespons dengan cara memproduksi lendir pada jaringan selaput lendir (mukosa) secara berlebihan.

Kelebihan lendir ini dapat menyebabkan hidung tersumbat, sinusitis, sakit kepala, tenggorokan sakit, rasa terbakar dan gatal pada hidung, dan bahkan mimisan.

3. Membuat mata dan kulit kering

Efek buruk lainnya dari kebiasaan tidur pakai kipas yakni membuat mata dan kulit kering. Mata yang kering lebih mudah iritasi, terlebih bila Anda sering menguceknya.

Sementara itu, kulit yang kering akibat penggunaan kipas angin bisa memperparah gangguan yang telah dialami sebelumnya, seperti eksim dan psoriasis.