BANGKA, TIMELINES.ID — Usai menyumbangkan medali emas untuk Pemkab Bangka dalam ajang Porprov VI Babel 2023, Atlet Tenis Meja andalan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTSMI) Bangka, Satrya (30) berencana hengkang dari dunia pertandingan.

Satrya sejak 2014 lalu mengharumkan nama Pemerintah Kabupaten Bangka dalam 3 kali ajang Porprov Babel dengan torehan medali emas dan perak selalu ia boyong.

Kali ini dirinya kembali memboyong medali emas kategori Beregu Putra di Bangka Barat.

Dirinya mengakui Belitung Timur menjadi lawan tersengit dalam ajang Porprov kali ini.

“Pengalaman ya luar biasa la ya. Tapi saya juga sudah 3 kali ikut Porprov jadi agak biasa aja lah ya. Dari 2014, 2018, 2023. Alhamdulillah 3 kali ikut dapat emas tapi beda kategorinya. 2014 dapat emas tunggal putra, 2018 emas ganda campuran dan perak ganda campuran, 2023 dpt emas di beregu putra. Perbedaan sangat jauh. Semakin meningkat persaingannya. Makin ketat lawannya,” ungkap Satrya kepada timelines.id Sabtu (26/8/2023) di Kafe dan Resto Kelly Delima Sungailiat.

Baca Juga  WOW, 51 Ton Sampah Dikumpulkan DLH Bangka Di Momen Malam Tahun Baru

Namun hingga saat ini dirinya harus memikirkan masa depannya lantaran belum memiliki pekerjaan yang tetap.

Sehingga mengagetkan ketika dirinya tak lagi memiliki target pencapaian selanjutnya dalam dunia tenis meja.

Putra asli Bangka ini memang berdomisli di Kota Bandung. Awal kisah dirinya pada tahun 2018 lalu diajak oleh Pemerintah Kabupaten Bangka untuk bermain di ajang Porprov 2018, dirinya sempat dijanjikan akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

“Target tertinggi gak ada lagi. Kalau mau jujur jujuran kayaknya sudah mau berhenti sih. Tidak ada target ke depannya. Pernah dijanjikan menjadi PNS tapi hasilnya zonk. Dari 2014 sampai sekarang 2023. Jadi tidak berharap lagi”, lanjutnya

Baca Juga  Dari Ruang Kerja ke Arena Laga, Kisah Waisya Hidayat Atlet Tenis Meja PT Timah

Pria yang sudah dua kali gagap dalam mengikuti Test CPNS ini awal mula sempat bekerja di sebuah perusahaan BUMN di Kota Bandung.

Namun saat ia ditawarkan untuk membawa nama Kabupaten dalam ajang Porprov 2018 dengan iming iming menjadi PNS dirinya tanpa memikir panjang dan langsung tergiur.

Sehingga saat itu Satrya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan hijrah ke Kabupaten Bangka agar lebih fokus untuk mempersiapkan diri dalam ajang Porprov.