Kenapa Baliho Kontestan Pemilu Nihil Isu Lingkungan?
oleh: Agustian Deny Ardiansyah
OPINI, TIMELINES.ID — Sepanjang jalan yang saya lalui menuju sekolah sangat banyak terpampang bermacam baliho kontestan pemilu, ada dari partai A, B, C sampai dengan Z.
Pokonya sepanjang jalan itu sangat riuh dengan bermacam-macam baleho yang mengenalkan diri kontestan pemilu.
Ada yang menggunakan sorban, ada yang menggunakan hijab menutup badan, ada yang menggunakan peci, ada tangan mengepal, ada dengan tangan terbuka atau gambar berwarna-warni mencerminkan kebinnekaan.
Ada juga yang sedang membaca buku, tangan berucap maaf (saling merapat) bahkan ada yang menggunakan foto lima tahun yang lalu untuk dipasang di baliho.
Sangat kreatif, kata-kata yang ada di dalam baliho tersebut, dari motivasi, perjuangan, doa, harapan atau janji-janji yang melenakan pembaca.
Bahkan ada baliho ada yang menuliskan……presiden for 2024, atau ……untuk semua, atau……bersama rakyat atau……merakyat dan bersahaja.
Untuk memikat hati rakyat semua bentuk kreatifitas visual terpampang jelas di setiap baliho para kontestan Pemilu tersebut.
Namun, dari semua baliho yang terpampang di sepanjang jalan tersebut sangat jarang atau bahkan nihil mengulik atau menyuarakan isu lingkungan.
Padahal itu sangat penting dalam menapaki kehidupan di masa yang akan datang bukan hanya janji soal pendidikan, sosial, ekonomi atau budaya.
Isu lingkungan juga menjadi poin penting untuk dihadirkan dalam setiap baliho para kontestan pemilu sehingga mampu menyuarakan perbaikan lingkungan di sekup paling kecil.
Tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional, dengan adanya pandangan isu lingkungan atau program lingkungan yang disuarakan di baliho, juga menunjukan bahwa seorang kontestan pemilu memili wawasan dan cara pandang tentang lingkungan.
Kenapa lingkungan?, karena saat ini dunia sedang mengalami ancaman global tentang krisis lingkungan yang parah dan mematikan.
Gelombang panas, El Nino, La Nina, Kehancuran Biodiversity, hilangnya hutan (sumber nutfah), alih fungsi lahan, kepunahan flora dan fauna telah nampak nyata di depan mata kita akibat ulah manusia yang terus-menurus mengeruk kekayaan bumi hanya untuk diganti dengan selembar uang.
Maka penting seorang kontestan pemilu untuk menyuarakan isu lingkungan dan program lingkungan yang kongkrit untuk bumi yang lebih baik atau lebih ramah untuk anak cucu kita kelak.
Sehingga kontestan pemilu mampu menjawab isu lingkungan dan menerapkanya pada program kerja yang akan dikerjakan ketika mendapat jabatan politik.
Lalu kenapa isu lingkungan menjadi penting untuk disuarakan oleh kontestan pemilu?
1. Berdampak pada Sektor Ekonomi dan Pangan
Ketika terjadi musim kering yang ditunggangi oleh El Nino, maka apa yang akan terjadi?
Kemungkinan yang terburuk adalah gagal panen dan kemudian diikuti dengan melambungnya harga-harga kebutuhan pokok.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.