KESEHATAN,TIMELINES.ID- Diet telur rebus adalah pola makan yang menjadikan telur rebus sebagai sumber utama asupan protein.

Pada metode diet ini, telur rebus dipilih sebagai sumber utama asupan protein karena dinilai lebih tinggi protein, rendah kalori, dan bebas dari kontaminasi bakteri Salmonella.

Umumnya, metode diet ini juga dilakukan dengan membatasi asupan karbohidrat dan kalori untuk menurunkan berat badan secara efektif.

Selain itu, karena mengutamakan protein sebagai sumber energi, maka diet dengan telur rebus juga dipercaya bisa membantu mempertahankan massa otot tubuh meskipun berat badan telah menurun.

Cara Diet Telur Rebus

Meski memiliki banyak versi, pada dasarnya, metode diet telur rebus dilakukan dengan mengonsumsi telur rebus pada setiap waktu makan dan bisa dikombinasikan dengan sayur, buah, serta sumber protein hewani lainnya.

Baca Juga  12 Dampak Polusi Udara yang Membahayakan Kesehatan, Bisa Berakhir Kematian Dini

Namun, perlu diketahui bahwa konsumsi sumber protein hewani, sayur, dan buah pada diet telur rebus ini tidak bisa sembarangan. Adapun beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi selama melakukan diet telur rebus adalah:

●Telur rebus. Sebaiknya, telur rebus ini dikonsumsi tanpa bagian kuningnya karena kuning telur mengandung lemak yang tinggi.
●Sumber protein hewani tanpa lemak, seperti ikan dan daging unggas tanpa kulit.
●Sayuran rendah karbohidrat, seperti kangkung, bayam, paprika, tomat, dan brokoli.
●Buah rendah karbohidrat, seperti jeruk, stroberi, semangka, dan lemon.
●Rempah-rempah, seperti kunyit, kemangi, bawang putih, merica, dan oregano.
●Susu rendah lemak atau susu skim.
●Air putih, teh, dan kopi tanpa pemanis buatan.

Baca Juga  Operasi Ketupat 2023, Polri Siapkan 919 Pospam dan 325 Posyan Untuk di Jawa Serta Sumatera

Selama menjalani diet telur rebus, penting untuk menghindari konsumsi camilan atau makanan ringan di antara waktu makan.