KESEHATAN,TIMELINES.ID- Pada dasarnya, bernapas merupakan proses menghirup oksigen dari udara melalui hidung atau mulut dan mengeluarkan karbon dioksida.

Ketika badan merasa stres karena berlari dengan intensitas tinggi, maka tubuh akan kesulitan mendapatkan oksigen yang cukup, sehingga terjadi peningkatan asam laktat pada otot yang dapat menyebabkan kram otot dan kelelahan.

Maka dari itu, ikuti cara mengatur napas saat lari secara tepat berikut ini:

1. Persiapkan Diri dengan Melakukan Pemanasan

Sebelum mulai berlari, sebaiknya lakukan pemanasan selama kurang lebih 20 menit dengan melakukan lari santai (jogging).

Pemanasan dengan melakukan aktivitas ringan dapat meningkatkan denyut jantung dan laju pernapasan secara bertahap. Setelah tubuh mulai berkeringat, langkah kaki bisa mulai dipercepat untuk mulai berlari.

Baca Juga  Raih Hasil Imbang PSS Masih Puasa Kemenangan

2. Bernapas dengan Santai dan Teratur

Salah satu cara mengatur napas agar tidak lelah yang perlu diketahui oleh pemula adalah bersantai dan bernapas senatural mungkin.

Berikut adalah beberapa teknik bernapas saat lari agar tidak mudah lelah:

●4:4 box breathing: Tarik napas selama 4 detik, kemudian tahan napas selama 4 detik, dan embuskan napas dalam 4 detik. Selanjutnya, ulangi siklus tarik napas 4 detik ini hingga selesai.
●Irama 2:1: Tarik napas setiap dua langkah dan keluarkan pada langkah selanjutnya.
●Irama 2:2: Tarik napas setiap dua langkah dan keluarkan pada langkah kedua selanjutnya.
●Irama 3:3: Tarik napas setiap tiga langkah dan keluarkan pada langkah ketiga selanjutnya.
●Irama 5:2: Tarik napas setiap tiga langkah dan keluarkan pada langkah kedua selanjutnya, yang kemudian diikuti dengan lari secara perlahan.

Baca Juga  Uji Coba terakhir, Tim U-17 Indonesia Kalah 2-3 dari FC Koln U-17

3. Pertahankan Postur Tubuh

Postur tubuh yang tepat bisa membantu pernapasan saat lari menjadi lebih efisien, seperti postur tubuh lurus dan tegak.

Perlu diketahui, posisi tubuh yang terlalu condong ke depan dapat membatasi kemampuan tubuh untuk mengambil napas yang dalam ketika berlari menanjak.

Untuk itu, rilekskan bahu dan pertahankan dada pada posisi tegak terbuka sehingga proses bernapas menjadi lebih mudah.

4. Cari Jalur Lari yang Teduh dan Udara Segar

Ketika berlari, pastikan jalur atau trek lari yang dipilih penuh dengan tanaman hijau yang rimbun dan bebas dari polusi udara.