BANGKA, TIMELINES.ID – Warga Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) geger saat mendapati kabar seorang balita berusia 4 tahun menjadi korban penganiayaan ayah tiri dan kakek tirinya hingga membuat luka lebam di tubuhnya.

Nasib yang dialami balita berjenis kelamin laki laki ini diketahui bidan saat balita tersebut dibawa ke posyandu kelurahan setempat. Bocah laki laki ini meringis saat bagian tubuhnya dipegang. Dan mengejutkan saat bidan memeriksa tubuhnya tampak luka lebam di sekujur tubuh seperti bekas pukulan.

Mendapati kejanggalan, bidan yang merupakan Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak DP2KBP3K Kabupaten Bangka tersebut pun menghubungi Bhabinkamtibmas kelurahan setempat. Tim gabungan terdiri dari DP2KBP3K, Bhabinkamtibmas, Lurah dan RT kemudian menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga  Pengunjung Ngeluh Liburan ke Pulau Ketawai Kuras Kantong, Tiket Masuk Dinilai Kemahalan

Kepala Unit PPA DP2KBP3K Bangka, Syahroni kepada timelines.id, Selasa (19/9/2023) membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, balita tersebut dipukul lantaran buang air besar (BAB) di celana sehingga menimbulkan kemarahan dari kakek dan ayah tirinya.

“Awalnya ada kecurigaan dari bidan di posyandu. Saat anak ini dibawa ke posyandu. Anak itu meringis saat dipegang tubuhnya. Dan setalah dilihat ada luka lebam di tubuh anak itu. Sehingga petugas kami yang kebetulan berada di posyandu langsung menghubungi Bhabinkamtibmas. Dan kasusnya diselidiki,” katanya.

Setelah dilakukan pertemuan, IJ ayah tiri balita tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan pihak Unit PPA menyarankan keluarga ini untuk tinggal terpisah dengan orang tuanya.

Baca Juga  Alasan Kemanusiaan, Pemilik dan Penambang Liar di Kolong PDAM Pemali Dipulangkan Polisi