PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Biro Organisasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pleno penetapan Top 10 kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat provinsi. Ada 47 proposal yang masuk dari para peserta se-Babel.

Tim juri Prof. Bustami Rahman mengatakan 47 proposal yang masuk  ada dari Pemprov Babel, Pemkot Pangkalpinang dan Pemerintah Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Bangka Barat.

“Para peserta mengusulkan beragam inovasi, namun yang kita ambil hanya 10 terbaik untuk selanjutnya mengikuti tahapan presentasi dan wawancara,” kata Bustami kepada Timelines.Id usai memimpin rapat pleno tersebut di Kantor Gubernur Babel, Senin (2/10/2023).

Dia mengatakan indikator penilaian untuk Top 10 antara lain latar belakang terciptanya inovasi tersebut, tujuan, sisi kebaruan seperti nilai tambah dari inovasi yang ada sebelumnya dan bagaimana mengimplementasi inovasi itu sehingga tidak hanya menjadi kerangka nilai yang tidak bisa diimplementasikan di lapangan.

Baca Juga  Serunya, Berkeliling ke Tempat Sejarah di Pangkalpinang dengan Oto Pownis

“Metode inovasi itu juga diukur seperti seberapa jauh elektabilitasnya, bisa diterima tidak di lapangan dan dampaknya seperti apa sebelum dan sesudah inovasi itu terbentuk,” ujarnya.