PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Sudarman menyebutkan bahwa dalam sejarahnya, radio memegang peranan dalam berbagai momen penting bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan seminar penyiaran bertajuk “Balada Radio FM di Era Digital, Bertahan atau Tinggal Kenangan?”, di Soll Marina Hotel & Convention Center Bangka, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Jumat (24/11/2023) lalu.

“Jika ditinjau dari sejarah, peranan radio itu mulai dari sebagai media perjuangan dan pergerakan rakyat sebelum kemerdekaan, hingga sebagai media ketahanan informasi daerah dan nasional. Semua peranan itu masih berlangsung hingga hari ini,” kata Sudarman.

Di kondisi pergeseran teknologi di bidang komunikasi seperti saat ini, membuat masyarakat harus kembali mengkaji perihal apakah radio yang ada di Negeri Serumpun Sebalai, sudah mengikuti perkembangan zaman atau belum.

Baca Juga  Wali Kota Pangkalpinang Pimpin Salat Idulfitri, Ribuan Jemaah Padati Taman Merdeka

“Jadi penting sekali bagi kita untuk mengkaji, dan mengulas kembali. Sekarang kan muncul istilah citizen journalism, di samping itu, saat ini banyak sekali platform digital, salah satunya yang saat ini cukup marak kita gunakan, yakni sosial media,” ujarnya.

Dengan demikian apakah radio hari ini masih menjadi media yang efektif, dan efisien dalam memberikan pelayanan informasi publik? Melalui kegiatan ini, Diskominfo mengajak kita semua untuk mengkaji hal itu dengan secara terus terang bertanya, sesuai dengan tajuk yang kita usung hari ini.