Mengenal Perbedaan Osteoporosis Primer dan Sekunder, Ini Pengobatannya
KESEHATAN.TIMELINES.ID- Osteoporosis adalah kondisi ketika tulang mengalami pengeroposan dan mudah patah akibat berkurangnya kepadatan tulang.
Kondisi ini tidak hanya menyerang orang tua (lansia), tetapi juga anak-anak maupun orang dewasa muda. Osteoporosis terbagi menjadi dua kelompok, yaitu primer dan sekunder. Mari simak artikel di bawah ini untuk mengetahui perbedaan osteoporosis primer dan sekunder selengkapnya.
Perbedaan Osteoporosis Primer dan Sekunder
Osteoporosis adalah kondisi saat kepadatan dan kekuatan tulang menurun, sehingga membuatnya menjadi rapuh dan rentan mengalami patah atau retak tulang. Banyak yang menganggap bahwa kondisi ini hanya terjadi pada lansia, padahal osteoporosis bisa menyerang siapa saja.
Selain disebabkan oleh proses penuaan, osteoporosis juga dapat dipicu oleh berbagai faktor lainnya, seperti asupan gizi, pola hidup, penyakit genetik, autoimun, bahkan penggunaan obat-obatan tertentu.
Terdapat dua jenis osteoporosis, yaitu primer dan sekunder. Berikut adalah masing-masing penjelasannya.
A. Penyebab Osteoporosis Primer dan Osteoporosis Sekunder
Perbedaan osteoporosis primer dan sekunder yang pertama bisa dilihat dari penyebabnya. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa osteoporosis primer terbagi menjadi dua jenis, yaitu idiopatik dan juvenile.
Osteoporosis idiopatik merupakan jenis pengeroposan tulang yang terjadi tanpa diketahui penyebabnya dengan jelas. Namun, sebagian besar kasus bersifat progresif akibat proses penuaan atau faktor usia.
Kondisi ini terbagi lagi menjadi dua tipe, yaitu osteoporosis tipe 1 (terjadi pada wanita dengan kadar estrogen rendah, biasanya pada wanita menopause) dan osteoporosis tipe 2 (terjadi karena proses penuaan).
Namun pada kasus yang jarang, osteoporosis primer juga bisa terjadi pada anak-anak atau remaja, kondisi ini disebut juga dengan osteoporosis juvenile. Hanya saja, belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Biasanya, kondisi ini menyerang anak usia 1–13 tahun, tapi rata-rata di usia 7 tahun.
Sementara itu, osteoporosis sekunder adalah masalah pengeroposan tulang yang disebabkan oleh faktor lain, seperti penggunaan obat-obatan atau penyakit tertentu. Adapun beberapa penyakit yang berkaitan dengan osteoporosis sekunder, antara lain:
●Penyakit genetik, seperti sindrom Marfan dan fibrosis kistik.
●Kekurangan gizi atau sindrom malabsorpsi, seperti anoreksia nervosa, penyakit hati kronis, alkoholisme, dan lain-lain.
●Gangguan hematologi (darah), seperti leukemia dan hemofilia.
●Gangguan endokrin, seperti akromegali dan diabetes.
●Penyakit peradangan, seperti lupus dan rheumatoid arthritis.
●Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya antipsikotik.
B. Faktor Risiko Osteoporosis Primer dan Osteoporosis Sekunder
Perbedaan osteoporosis primer dan sekunder berikutnya dapat dilihat dari faktor risiko. Pada dasarnya, osteoporosis adalah kondisi yang disebabkan oleh menurunnya kepadatan tulang atau hilangnya massa tulang.
Hanya saja, terdapat beberapa faktor risiko yang membedakan terjadinya osteoporosis primer dan sekunder. Berikut masing-masing penjelasannya.
Faktor risiko osteoporosis primer:

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.