TIMELINES.ID- Double chin atau dagu berlipat merupakan kondisi yang umum dialami oleh orang dengan berat badan berlebih. Salah satu penyebab double chin adalah excess submental fat, yaitu penumpukan lemak di bawah dagu yang menyebabkan seseorang seakan memiliki dua dagu.

Meski begitu, double chin tidak hanya disebabkan oleh berat badan berlebih. Kondisi ini juga bisa didasari oleh penurunan elastisitas kulit di area dagu, pengaruh postur tubuh, bahkan faktor genetik atau keturunan.

Double chin bukan kondisi yang berbahaya. Namun, mengingat bahwa kondisi ini dapat menyebabkan kepercayaan diri menurun, tak sedikit orang yang ingin tahu bagaimana cara mengatasi double chin untuk meningkatkan penampilan.

Baca Juga  6 Tips dan Cara Mudah Melentikan Bulu Mata

Cara Menghilangkan Double Chin secara Alami

Double chin dapat dihilangkan dengan beberapa cara, baik secara alami atau melalui treatment kecantikan. Cara alami dalam mengatasi double chin dapat dilakukan dengan berolahraga, diet, dan memperbaiki pola makan. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Latihan Wajah

Terdapat beberapa pilihan latihan wajah yang bisa dimanfaatkan sebagai cara menghilangkan double chin. Dengan melakukan latihan ini, lemak berlebih di area dagu dapat berkurang, sehingga otot-otot dan kulit di sekitar dagu kembali kencang. Adapun beberapa latihan wajah yang bisa dilakukan adalah:

Chin-to-ceiling: Latihan ini dapat membantu mengaktifkan otot leher dan rahang. Chin -to-ceiling dilakukan dengan posisi berdiri atau duduk, kemudian luruskan tulang belakang Anda dan arahkan kepala mendongak ke atas hingga  menatap langit-langit. Lalu, gerakkan rahang  bawah ke arah depan dan ke arah langit-langit. Tahan posisi ini selama 10 detik dan lakukan sebanyak 10–20 kali sehari.

Baca Juga  7 Tips Perawatan Wajah 40 Tahun ke Atas Agar Awet Muda Meski Umur Tak Lagi Muda

Lion’s roar: Latihan ini bertujuan untuk mengencangkan dagu. Cara melakukan latihan ini adalah dengan membuka mulut lebar-lebar dan menjulurkan lidah sejauh mungkin. Tahan posisi ini selama 10 detik dan kembali ke posisi normal. Lakukan latihan ini 10–20 kali sehari.

Check swishing: Latihan ini sebenarnya tanpa disadari sering dilakukan, yakni ketika seseorang sedang sikat gigi atau berkumur.