BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Sejak November 2023 lalu, MR, memutuskan untuk menambah penghasilan keluarga dengan cara membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Lalu dijual kembali kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan pria berusia 31 tahun asal RT 018, RW 006, Kelurahan Kelapa, Kecamatan Kelapa saat dikonfirmasi pada konferensi pers yang digelar di Gedung Catur Prasetya, Polres Babar, Rabu (17/1/2024) kemarin. Kata MR, awalnya itu ialah profesi sampingan.

“Sudah sejak bulan November 2023 itu saya jadi (pengerit) dan beli solar. Jadi tiap pagi saya beli solar, sorenya baru loading sawit. Ini saya usaha sendiri, bukan menjalankan punya orang. Saya cuma beli di SPBU di Marassenang itu,” ujar MR kepada sejumlah wartawan.

Baca Juga  Porprov VI Babel, Tim Tenis Lapangan Bangka Barat Sukses Penuhi Target 3 Medali Emas

Dalam sehari, dia berujar mendapatkan BBM jenis bio solar sesuai barcode dari Pertamina. Ada dua barcode yang dia miliki sehingga memudahkan dia saat memperoleh BBM. Modusnya, MR bilang memindahkan plat nomor mobil miliknya saat membeli BBM tersebut.

“Solar itu ada yang ambil biasanya, tak langsung saya beli. Saya jual per liter 9 ribu, paling tinggi 9,5 ribu. Sudah lama itu di rumah saya, tapi belum ada yang ambil karena tambang (pasir timah) sering dirazia akhir-akhir ini. Timah juga tidak laku,” tambah dia.

“Sementara tiap hari saya ambil terus itu solar ke SPBU. Emang saya inisiatif sendiri mau jual solar. Sudah (berkeluarga-red) anak dua, asli emang saya tinggal di Simpang Tempilang,” jelasnya.

Baca Juga  Dimeriahkan 74 Tim, Bhayangkara Cup Resmi Dibuka AKBP Aditya