PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Transaksi sistem pembayaran di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada periode triwulan IV 2023 tumbuh meningkat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan di hampir semua kanal pembayaran baik QRIS, Uang Elektronik (UE), Kartu Kredit (KK) dan kartu ATM dan Debet.

​Kepala BI Perwakilan Babel, Rommy Sariu Tamawiwy menjelaskan, akseptasi QRIS di Bangka Belitung pada periode laporan mengalami peningkatan. Nominal transaksi QRIS pada triwulan IV 2023 sebesar Rp161,6 miliar dengan volume transaksi mencapai 1.005.230 atau masing-masing tumbuh 227% (yoy) dan 206% (yoy).

Menurut dia, meningkatnya transaksi QRIS di Bangka Belitung didukung oleh peningkatan jumlah merchant QRIS mencapai 148.148 dan penambahan pengguna baru QRIS pada triwulan IV 2023 mencapai 19.711 dengan total Pengguna QRIS hingga tahun 2023 mencapai 175.628.

Baca Juga  Gelar Infinity Goes to Campus, Bank Indonesia Perkuat Edukasi dan Literasi Keuangan Generasi Muda

“​Berdasarkan kategori merchantnya, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didominasi oleh Usaha Mikro dengan jumlah merchant QRIS mencapai 87.325 dengan pangsa 58,94% dari total merchant QRIS,” jelas Rommy, Selasa (23/1/2024).

Kemudian diikuti oleh merchant Usaha Kecil dan Usaha Menengah masing-masing sebesar 33.594 (pangsa 22,68%) dan 22.963 (pangsa 15,50%). Namun demikian, berbeda dengan periode sebelumnya, transaksi QRIS pada triwulan IV 2023 didominasi oleh Usaha Menengah dengan nominal transaksi mencapai Rp44,75 miliar atau pangsa sebesar 28,89%.