PANGKALPINANG, TIMELINES.ID– Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemkot untuk tetap bersikap netral selama Pemilu maupun Pilkada 2024. Dia mengatakan abdi negara dilarang untuk terlibat dalam politik praktis.

“Kita ASN itu harus netral. PHL juga harus netral. Lalu bagaimana jika punya keluarga atau kenalan yang ikut mencalonkan dalam Pemilu? Ya boleh saja membantu tapi tidak ikut memakai atribut mereka, tidak mengkampanyekan dan tidak boleh mengarahkan. Benar-benar tidak boleh,” tegas Lusje saat acara sosialisasi netralitas ASN di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (2/2/2024).

Dia juga mengingatkan ASN agar lebih berhati-hati menggunakan media sosial (medsos) di tengah situasi politik saat ini. Jangan sampai menurut dia, medsos disalahgunakan untuk hal yang tidak berkaitan dengan tugas sebagai ASN.

Baca Juga  Cegah Pelanggaran, Bawaslu Babar Ingatkan KPU Pentingnya Samakan Persepsi

“Setiap orang tentu mempunyai pilihan politik sendiri. Namun tidak boleh mengarahkan harus memilih siapa. Silakan arahkan masyarakat ke TPS untuk memilih, tapi tidak boleh mengarahkan harus memilih siapa. Kita hanya boleh sekadar mengarahkan ke TPS sebagai warga negara untuk hak memilih,” katanya.