BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Bak kacang lupa kulitnya, mungkin pepatah lama ini dirasa tepat menggambarkan aktivitas penambangan biji timah yang dilakukan oleh salah satu perusahaan bernama CV BCP di wilayah Desa Pangkalberas, Kelapa, Bangka Barat.

Pasalnya, pasca berhasil merayu warga setempat dalam aktivitas tambang di tahap pertama pada 2023 kemarin, kini perusahaan yang dikabarkan berasal dari Sungailiat, Bangka itu seakan tak peduli dengan warga. Kini, sudah 1 bulan lebih, aktivitas kembali berjalan.

Namun, hanya 1 orang saja masyarakat setempat yang dilibatkan. Dia adalah orang yang dianggap berjasa saat CV BCP berhasil mendapatkan restu dari masyarakat Pangkalberas saat hendak menjalankan aktivitas tambang timah pada tahap pertama, 2023 kemarin.

Baca Juga  Kantor Balai Karantina Mentok Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

“Jadi, tahun lalu masyarakat dilibatkan semua dalam aktivitas tambang yang dijalankan CV BCP, bosnya inisial AC asal Sungailiat. Kemudian tiga bulan istirahat di dalam aktivitas tahap satu tahun lalu,” ujar warga Pangkalberas, Wandy, Jumat (9/2/2024) pagi.

“Tahun ini, jalan lagi, sudah satu bulan lebih, tapi tak libatkan warga. Padahal tahun kemarin, masyarakat dilibatkan, kerja satu unit (mesin tambang) tiga KK. Masyarakat diminta tanda tangan setiap KK se Pangkalberas untuk CV BPC ini bisa kerja,” tambah dia.