BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mencatat angka putus sekolah siswa SMP di wilayahnya mencapai 436 orang per periode 2020 hingga 2023.

Di tahun 2020 hingga 2022, tren angka putus sekolah meningkat di Bangka Tengah pada tingkat SMP dengan rincian 96 siswa tahun 2020, 131 siswa tahun 2021 dan 132 siswa tahun 2022.

Jumlah ini kemudian mulai menurun di tahun 2023, tercatat ada 77 siswa yang putus sekolah.

“Adanya tren putus sekolah ini, dikarenakan efek dari Covid-19, maka hal ini ingin kita tangani,” terang Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Esdras Silverius, Kamis (22/2/2024).

Baca Juga  Polemik Batas Wilayah, Riza: Usulan Perubahan 19.000 Ha, Algafry: Kita Setuju asalkan..

Menurutnya, selain dampak Covid-19, faktor ekonomi juga menjadi pemicu anak-anak di Bangka Tengah putus sekolah.

“Faktor ekonomi juga, mereka membantu keluarga untuk ke kebun, ke laut, dan tambang dan berakhir tidak lagi kembali ke satuan pendidikan,” ucapnya.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pendidikan membuka SMP Terbuka pada tahun 2024.