Oleh: Rivan, S.Pd

Bersyukur merupakan hal yang paling utama yang harus kita lakukan. Karena tidak dapat kita menghitung berapa banyak nikmat Allah Swt yang telah kita terima selama kita lahir hingga detik sekarang. Sebagaimana firman Allah Swt:

“Dan terhadap nikmat tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)” (QS. Ad-Dhuha: 11).

Sebagaimana kandungan makna dalam surat di atas, tidak perlu diingkari lagi bahwa untuk membalas nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah Swt, kita perlu memperbanyak rasa syukur. Alasannya tidak lain tidak bukan karena Allah sangat menyukai orang-rang yang bersyukur.

Salah satu rasa syukur yang perlu ditingkatkan adalah bersyukur karena kita dapat dipertemukan dengan bulan Ramadan tahun ini, tahun ke 1445 hijriah. Rasa syukur ini harus kita iringi dengan memperbanyak ibadah dibulan Ramadan ini.

Baca Juga  Fakta Bed Rest untuk Ibu Hamil, Penting untuk Kesehatan

Ramadhan hanya 30 hari, tak satupun manusia yang bisa memastikan akan bertemu Ramadan tahun depan. Dalam 30 hari ini di bulan Ramadan terdapat tiga fase yang akan kita lalui dan terbagi dalam 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 10 hari ketiga.

Setiap fase tersebut mempunyai banyak keutamaannya.

“Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari api neraka” diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan juga diriwayatkan oleh Ibn Khuzaimah dalam Sahih Ibn Khuzaimah.

10 Hari Pertama Adalah Rahmat

Menghadapi fase perubahan kebiasaan diri yang mana terbiasa akan jadwal makan dan serang akan puasa dari makan serta minum. Ini sebagai ujian terberat daam mencapai suatu ketakwaan, namun paling banyak mendapatkan pahala insyallah. Pada fase ini dibukakan pintu rahmat seluas-luasnya. Dalam firman Allah Swt:

Baca Juga  Ramadan: Bulan Penuh Berkah dan Rahmat

Artinya: “maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”(QS. Az-Zalzalah: 7-8).

Mudah-mudahan kita semua termasuk kedalam golongan orang-orang yang berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Banyak persoalan yang dihadapi serta proses adaptasi dan penyesuaian. Orang-orang yang sabar dan niat beribadahlah yang mampu melawatinya.