Ramadan: Bulan Penuh Berkah dan Rahmat
Oleh: Erik Juliawan, S.Sos
Bulan Ramadan telah tiba, bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, karena bulan ini dipenuhi dengan rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Di bulan ini juga umat Islam diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh, menahan diri dari makan, minum, serta segala hal keinginan duniawi yang dapat membatalkan puasa, mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Dengan tujuan menjadikan kita sebagai umat Islam yang bertakwa.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an surah Al Baqarah 183.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqarah: 183).
Begitu banyak keutamaan dan keistimewaan pada momentum bulan Ramadan, bahkan setiap amal kebajikan apabila dilandasi dengan penuh keikhlasan dan semata-mata mengharapkan ridho serta pahala dari Allah SWT, maka akan mendapatkan ganjaran lebih besar.
Pada bulan ini kita semua umat Islam sangat dianjurkan agar dapat memperbanyak amal soleh dan menghindari segala bentuk kemaksiatan.
Dilansir dari NU Online, beberapa riwayat menyebutkan keutamaan dan keistimewaan bulan Ramadan dibandingkan bulan-bulan lain, di antaranya:
- Ramadan adalah bulan penuh berkah, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan pun dibelenggu. Pada bulan Ramadan terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Rasulullah Saw bersabda:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ
Telah datang Bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (HR. Ahmad)
- Puasa bulan Ramadan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadan berikutya.
Rasulullah SAW bersabda:
اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ
Jarak antara salat lima waktu, salat Jumat dengan Jumat berikutnya dan puasa Ramadan dengan Ramadan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada di antaranya, apabila tidak melakukan dosa besar. (HR Muslim)
- Orang yang banyak beribadah (menghidupkan) bulan Ramadan, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.
Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
