4 Pengingat untuk Tingkatkan Ibadah dan Tinggalkan Maksiat
KAJIANISLAM, TIMELINES.ID– Manusia diciptakan oleh Allah untuk melaksanakan ibadah dan meninggalkan maksiat. Namun hal ini sulit dilakukan, karena dalam praktiknya selalu muncul aneka godaan yang datang dari hawa nafsu maupun bisikan setan.
Mengenai hal ini, Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad menjelaskan, ada 4 pengingat yang bisa menjadi pendorong umat Islam dalam melaksanakan ibadah dan meninggalkan maksiat.
Umat Islam diharapkan bisa memegang teguh 4 pengingat ini di setiap waktu, tempat, maupun kesempatan. Tujuannya tiada lain agar umat Islam selalu berjalan di atas jalan yang lurus dan tidak terjerumus pada lubang kemaksiatan. Adapun 4 pengingat tersebut adalah sebagai berikut.
1. Merasakan Kehadiran Allah
Habib Abdullah mengingatkan bahwa Allah selalu memantau pergerakan semua makhluk yang ada di langit dan bumi, tidak ada satu pun makhluk yang bisa lepas dari pandangan-Nya. Umat Islam hendaknya bisa merasakan kehadiran-Nya di setiap langkah kehidupan.
“Sesungguhnya Allah mengetahui setiap rahasia. Allah selalu menyertaimu di setiap keadaan,” tulis Habib Abdullah. (Abdullah bin Alawi Al-Haddad, Risalatul Mu’awanah, [Semarang: Thoha Putra], halaman 5).
Dengan Ilmu dan Iradah-Nya, Allah selalu mengawasi setiap perbuatan manusia, baik yang bersifat lahir seperti perilaku anggota tubuh maupun yang bersifat batin yaitu bisikan-bisikan hati. Jika belum bisa merasakan kehadiran Allah, hendaknya mengingat bahwa semua aktifitas kita terpantau dengan jelas oleh “CCTV” Allah meski sedang berada di tempat tersembunyi sekalipun.
Rasulullah saw bersabda:
أَنْ تَعْبـــُدَ اللَّهَ كَأَنَّــكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ
“(Ihsan adalah) engkau menyembah Allah seakan engkau melihat-Nya, bila engkau tak melihat-Nya maka sesungguhnya Allah melihatmu.” (HR Muslim)
