Oleh: Alfiyah Zahrah, S.Ag

Fitrah setiap manusia itu adalah baik, namun di zaman sekarang menjaga fitrah bukan lagi sekadar pilihan melainkan sebuah peperangan.

Ya, di zaman yang semakin rusak dan gila ini kita harus punya skill dan taktik yang menarik dalam menyampaikan dan mengajak orang terdekat, lingkungan sekitar serta adik-adik kita yang sedang menginjak usia remaja.

Ini merupakan tantangan besar, karena banyak banget hal yang bisa menggeser cara pandang manusia tentang cinta, perasaan dan batasan yang telah Allah SWT tetapkan. Banyak hal yang seharusnya salah malah dianggap biasa dan justru kebenaran sering kali dihujat.

Memberi pemahaman bukan berarti melarang para remaja untuk menyalahi fitrah yang ada. Rasa suka atau jatuh cinta terhadap lawan jenis itu adalah suatu perasaan yang Allah berikan.

Baca Juga  Cara Meminta Maaf kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal

Allah tidak melarang hal tersebut, tetapi bagaimana cara kita untuk bisa mengontrol diri agar tidak terbawa kepada hal-hal yang Allah haramkan. Seperti pacaran, zina dan hal-hal buruk lainnya.

Perlu digaris bawahi, bahwa jangan sampai para remaja ataupun orang-orang terdekat kita tumbuh dengan mindset bahwa cinta itu adalah suatu hal yang tabu atau haram. Jangan sampai mereka takut hanya karena miliki rasa tersebut.

Karena yang salah bukanlah perasaannya melainkan cara menyalurkan dan menyikapinya. Jika sejak dini sudah mengerti terhadap batasan yang ada, maka insyaallah akan lebih siap untuk menghadapi godaan dan arus zaman yang semakin liar ini.

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

Baca Juga  Pesan Ramadan: Mengapa Islam Menegaskan Kedisiplinan Salat Sejak Usia 10 Tahun?