Oleh: Ustaz Dirga Selastian

Allah Swt telah mengaruniakan nikmat yang terbesar kepada kita. Nikmat yang tidak ada bandingannya. Nikmat termahal di dunia dan di akhirat, yaitu nikmat iman dan Islam.

Kita syukuri nikmat ini dari lubuk hati kita yang paling dalam. Kita panjatkan syukur dengan lisan kita, dan kita rasakan dengan otak kita.

Kita buktikan rasa syukur dengan seluruh perbuatan kita. Sehingga seluruh perbuatan kita baik lahir dan batin sesuai dengan Islam.

Perbuatan apa saja yang didasari dengan Islam, maka akan ada berkahnya di dunia dan di akhirat. Tidak akan ada habis selama-lamanya. Apa saja yang tidak didasari dengan Islam, merupakan kerugian yang selama-lamanya.

Baca Juga  Menjemput Berkah di Gerbang Awal, Memaksimalkan Sepuluh Hari Pertama Ramadan

Apa saja yang kita buat karena Islam, Allah Swt akan ridho kepada kita. Apa saja yang kita buat bukan karena Islam, tetapi karena diri kita, karena kedudukan kita, karena golongan kita, maka itu kerugian yang selama-lamanya, “Ketika orang orang yang diikuti itu terlepas diri dari orang orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa dan ( ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali” (Q.S. Al Baqarah: 166 )

Sudah menjadi Rahmat Allah kepada umat ini bahwa Allah Swt telah memberikan waktu-waktu yang istimewa untuk menambal kekurangan kekurangan kita pada waktu-waktu yang lain.

Di antara waktu-waktu yang istimewa itu adalah bulan Ramadan ini. Kalau kita menjaga bulan Ramadan ini sungguh-sungguh, maka kata para ulama, “Allah akan menjaga alaman kita selama satu tahun penuh.”

Baca Juga  10 Cara Hilangkan Komedo Secara Alami dengan Mudah dan Bisa Dilakukan di Rumah

Akan tetapi kalau kita tidak menjaga amalan Ramadan ini, nanti akibatnya, selama setahun penuh amalan kita akan menjadi lemah.

Bulan Ramadan ini beberapa hari telah kita masukin. Di katakan oleh Baginda Nabi Muhammad saw bahwa sepuluh hari di awal Ramadan adalah hari hari yang dipenuhi dengan Rahmat. Maka waktunya kita memohon rahmat di awal awal Ramadan ini.

Semua orang perlu dengan rahmat. Memang hajat kita yang sebenarnya itu hanyalah satu, yaitu rahmat Allah Swt. Kalau rahmat Allah datang maka semua masalah akan selesai.

Akan tetapi, kalau rahmat Allah tidak datang, walaupun dunian dan seisinya diberikan kepada kita, manusia dan jin mendukung kita, maka kita akan celaka juga pada akhirnya.

Baca Juga  Diduga Mengandung Narkoba, Home Industri Liquid Vape di Jakarta Digerebek Polisi

Kemudian, pertengahan Ramadan adalah hari hari maghfirah, penuh dengan ampunan, tidak ada masalah yang lebih menyusahkan manusia di unia dan di akhirat melebihi dosa doanya, Maka jangan sampai kita sia siakan pertengahan Ramadan ini.