BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Usai merombak posisi pejabat eselon, Jumat (22/3/2024) sore kemarin Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali merombak jabatan struktural.

Kali ini para pejabat kepala sekolah SD dan SMP yang diganti.

Pelantikan 25 kepala sekolah dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Haris Setiawan.

Menurutnya pelantikan kepala sekolah baru tersebut sebagai upaya penyegaran di sektor pendidikan. Terlebih beberapa sekolah yang ada di delapan kecamatan posisinya dijabat oleh seorang pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah bukan jabatan definitif.

“Pelantikan ini merupakan penyegaran, mengingat beberapa jabatan kepala sekolah ada yang diduduki oleh seorang Plt. Ini juga menjadi optimalisasi program di sekolah,” kata dia usai pelantikan, Jumat (22/3/2024).

Baca Juga  Tekan Stunting , DKPPKB Basel Gelar Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas

Menurut Haris, paradigma pendidikan saat ini menawarkan begitu banyak program utamanya dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang bisa kepala sekolah dan guru ikuti. Di antaranya program sekolah penggerak, menjadi pengajar praktik bagi guru penggerak hingga kampus mengajar. Dari semua program tersebut mempunyai tujuan untuk menciptakan profil pelajar Pancasila.

Utamanya beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kebhinekaan global, bergotong royong dan kreatif. Hingga saat ini pendidikan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat kompleks.

Para kepala sekolah dan guru menjadi garda terdepan dituntut untuk mampu menjadi agen perubahan bagi ekosistem di lingkungannya. Kepala sekolah harus mempunyai kompetensi kepribadian manajerial, kewirausahaan, supervisi manajerial dan akademisi evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan serta sosial.

Baca Juga  Meski Bangka Selatan Defisit, Anggaran DL Anggota Dewan Tetap Naik Jadi Rp40 M

“Ini untuk memberikan pelayanan pendidikan sebaik mungkin kepada masyarakat. Sekaligus untuk meningkatkan indeks pendidikan di Kabupaten Bangka Selatan,” jelas Haris.