BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Pencarian terhadap Masari, warga Desa Delas, Kecamatan Airegegas, yang diduga diterkam buaya terus dilakukan Tim SAR Gabungan.

Upaya pencarian terhadap masari terus berlanjut dan area pencarian terus diperluas.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengungkapkan pencarian terhadap Masari didukung oleh Drone DJI 3 Thermal milik Kantor SAR Pangkalpinang yang mampu mencakup area pencarian seluas 50.000 meter persegi dalam wilayah pencarian.

Menurutnya, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Rescuer USS Toboali, Babinsa TNI AD, Babinkamtibmas Desa Delas, BPBD Bangka Selatan, Laskar Sekaban dan masyarakat terus mengupayakan pencarian terhadap Masari dengan menyusuri sungai menggunakan rubberboat dan perahu milik warga.

Baca Juga  PT Timah Tenggelamkan Terumbu Karang Buatan di Tanjung Kubu Bangka Selatan

I Made Oka Astawa menuturkan lokasi kejadian yang dikelilingi oleh banyaknya tanaman bakung dan terkenal dengan habitat buaya menjadi salah satu faktor utama yang mengharuskan Tim Sar Gabungan lebih waspada saat melakukan pencarian terhadap korban.

“Hingga sore hari ini, pencarian terhadap korban masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan bersama masyarakat terus melakukan pemantauan hingga malam hari dan berada di lokasi kejadian,” tutup Oka, Rabu (27/3/2024).

Dilansir, peristiwa warga diterkam buaya kembali terjadi di Desa Desa, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan.

Minggu (24/3/2024) malam sekitar pukul 19.30 Wib, warga Dusun Serai, Desa Delas Masari (35) hilang saat mencari ikan dengan cara najur di Sungai Kepuang.

Baca Juga  Toyota Rush Seruduk Warga sedang Isi BBM di Desa Keposang Toboali, 2 Tewas

Ketika itu, korban yang bersama rekannya Paat pada pukul 18.30 Wib, sempat mengatakan bahwa dirinya melihat buaya di sekitaran tempat mereka mencari ikan.

Paat rekan korban hendak melaksanakan salat Magrib. Ia meminta korban untuk tetap berada di atas perahu dan jangan kemana-mana.