TIMELINES.ID– Sulit memang menahan godaan untuk tidak ngemil banyak kue kering selama menjelang atau saat Idulfitri.

Namun, mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, seperti kue kering, berisiko menimbulkan bahaya kesehatan berikut.

1. Berat badan berlebih

Tidak dapat dipungkiri bahwa konsumsi camilan berlebih bisa membuat berat badan naik. Pasalnya, asupan kalori harian Anda bertambah.

Bila tidak diimbangi dengan olahraga, makan berlebih bisa menyebabkan surplus kalori. Kalori yang masuk dari makanan lebih besar daripada kalori yang keluar untuk aktivitas fisik.

Kalori kue Lebaran yang terlalu banyak dan tidak digunakan untuk aktivitas fisik akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak.

Akibatnya, lemak di tubuh menumpuk dan menyebabkan berat badan naik.

Baca Juga  Berpuasa yang Aman di Bulan Ramadan bagi Penyandang Diabetes

2. Gula darah naik

Kalori kue Lebaran yang tinggi berasal dari terigu dan gula pasir yang digunakan.

Terigu merupakan jenis tepung dari gandum yang telah digiling dan dibuang lapisan luarnya. Hal ini membuat kadar seratnya terbuang dan hanya tersisa pati.

Sebagai karbohidrat, gula dan pati memang menjadi sumber energi utama. Namun, tubuh akan memecah gula dan pati menjadi glukosa ke pembuluh darah.

Konsumsi kue kering yang terlalu banyak bisa membuat gula darah melonjak naik. Kondisi ini bisa membahayakan pemilik diabetes.

3. Kolesterol meningkat

Selain tinggi kalori, kue Lebaran kaya akan lemak trans dan lemak jenuh. Kandungan ini berasal dari margarin dan mentega.

Baca Juga  Daftar Penyakit setelah Lebaran yang Bisa Mengantui