Oleh: Rusmin Sopian

Toboali, ibukota Kabupaten Bangka Selatan bukanlah kota yang asing bagi eksistensi para budayawan dan sastrawan nasional.

Setidaknya catatan sejarah telah menuliskan tentang kedatangan para budayawan nasional itu ke Toboali.

Burung merak WS Rendra (Alm) telah mendatangi Kota Toboali, saat Toboali masih berstatus sebagai kecamatan di tahun 1999/2000.

Menurut penuturan tokoh masyarakat Toboali H. Hidayat Tukijan dirinya sempat berbincang dengan pentolan grup musik Kantata Takwa itu.

Sastrawan Harry Tjahjono bersama para tenaga pendidik SMAN 1 Toboali. (Foto Istimewa)

Sementara penulis buku puisi dan syair gurindam sekaligus guru SMAN 1 Toboali Ahmad Gusairi mencatat Toboali pernah kedatangan sastrawan LK. Ara.

“LK. Ara pernah 2 kali datang ke Toboali di era Pak Zikri Kisay dan Pak Justiar Noer,” tulis Ahmad Gusairi di FB.

Baca Juga  Polres Basel Tertibkan Tambang Ilegal di Hutan Lindung Kolong Air Pam, 5 Pemilik Ponton Diamankan

Kedatangan sastrawan LK. Ara ke Toboali bilangannya sama dengan kedatangan penulis novel “Balada Si Roy ” Gola Gong ke Habang.

Pendiri komunitas Literasi Rumah Dunia Serang Banten ini, pernah dua kali berkegiatan di Toboali. Dan bagi pegiat literasi Toboali dan sekitarnya, Duta Baca Indonesia yang menggantikan Host Najwa Shihab itu, bukanlah nama asing.

Tahun 2019, Toboali pernah kedatangan sastrawan dan budayawan Harry Tjahjono.