BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Pasca resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Bangka Barat (Babar), Masrura Ram Idjal beberkan beragam hal yang membuat dirinya memilih Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) sebagai kereta politik.

Pertama, Masrura mengungkapkan jika nenek moyangnya merupakan seorang pengurus sekaligus Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI). Bahkan di era kemerdekaan Indonesia, nenek moyangnya, orang yang menyambut Soekarno-Hatta di Kota Mentok.

“Kakeknya ibu saya adalah Ketua PNI di Babar, beliau yang urusin ketika Pak Karno diasingkan dari mulai datang turun pesawat sampai di Menumbing. Moyang saya itu namanya Muhammad Nur Aria, dia juga dulu kepala negeri,” ujarnya, Selasa (23/4/2024) sore.

Baca Juga  Dibacok dengan Parang, Nono Dilarikan ke RSUD Sejiran Setason

“Mungkin setingkat camat atau bupati sekarang jabatan moyang saya di Kota Mentok saat itu. Memang, sejak awal saya tidak berkecimpung di politik dari namun keluarga kami. Namun ada trah di keluarga kami dari PNI, asal muasal PDIP sekarang,” katanya.

Dengan histori tersebut, dirinya optimis PDIP memberikan rekomendasi sebagai calon bupati untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Terlebih, dirinya punya segudang pengalaman di luar sana dan akan dia bawa untuk kemajuan daerah.

“Saya yakin yang saya bawa itu adalah perubahan. Kalau calon petahana atau yang lainnya mengusung visi misi yang sama, saya bawa perubahan. Dan insya allah jika ini bisa dikerjakan mesin PDIP sampai ke anak ranting, saya rasa masyarakat akan mendukung,” katanya.

Baca Juga  Anggaran Porprov VI Segera Diaudit Tim Inspektorat, Begini Penjelasan Kepala ITDA Babar