PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Pangkalpinang bekerja sama dengan AJI Indonesia dan Google Initiative menggelar training digital security bagi jurnalis daerah.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberi pembekalan kepada para jurnalis akan pentingnya menjaga keamanan digital dan mengenal potensi serangan digital yang ada saat ini.

Dalam sambutannya, Ketua AJI Pangkalpinang, Barliyanto mengatakan training digital security ini sangat penting untuk para jurnalis karena berdasarkan perkembangan zaman, jurnalis tidak hanya bisa diserang dengan fisik saja, tapi dengan digital sehingga jurnalis harus bisa mengamankan akun media dan akun pribadi serta akun perusahaan dan ponsel pribadinya.

Oleh sebab itu, AJI Indonesia mengembangkan pelatihan ini karena seringnya ada temuan kasus media atau jurnalis yang mengalami dan menjadi korban peretasan seperti akun Ketua Umum AJI sebelumnya yang juga pernah diretas.

Baca Juga  Pj Wali Kota Unu Ibnuddin Optimis Partisipasi Masyarakat Capai 80%

“Setelah aktif menggelar pelatihan Cek Fakta, AJI juga mengembangkan modul digital security agar teman-teman jurnalis dan media mengerti rentannya bahaya dunia digital,” ujarnya.

Sekretaris AJI Kota Pangkalpinang, Teddy Malaka menambahkan, training digital security ini merupakan follow up dari Training of Trainers (TOT) yang digelar  AJI Indonesia dan Google News Initiative.