Dua Tahun Terakhir, Kasus DBD di Bangka Barat Terus Menurun
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangka Barat (Babar) terus mengalami penurunan. Hal ini tak lepas dari upaya serius yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Babar.
Tercatat, sepanjang Januari hingga 30 Juni 2024 kemarin, penderita DBD di Babar tercatat sekitar 152 orang. Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Babar, Eva Faridlah.
Eva menyampaikan 152 kasus DBD itu tersebar di berbagai daerah berdasarkan wilayah kerja Puskesmas. Di antaranya 95 kasus di Puskesmas Mentok, Puskesmas Simpangteritip 4, Puskesmas Kundi 5, Puskesmas Jebus 13 dan Puskesmas Puput 14 kasus.
“Puskesmas Sekarbiru ada 12, Kelapa 6 dan Puskesmas Tempilang ada 3. Sejauh ini belum ada kematian atau nol kasus kematian akibat DBD,” ujar Eva, seizin Kadinkes Babar, Muhammad Safi’i Rangkuti saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/6/2024) siang.
Sementara itu, dibandingkan dengan 2 tahun terakhir, kasus DBD di Babar jauh turun signifikan. Tercatat, sepanjang tahun 2022, kasus DBD di Babar capai 716. Dari ratusan penderita DBD itu, 10 di antaranya meninggal dunia. Di mana, jumlah itu tersebar di berbagai daerah.
