Nelayan Keluhkan Aktivitas Puluhan TI Selam Diduga Ilegal di Perairan Tanjung Ular
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Sejumlah nelayan mengaku resah atas kehadiran aktivitas TI selam diduga ilegal di Perairan Tanjung Ular, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Bangka Belitung (Babel).
Demikian disebutkan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Babar, Andri Sagita, Jumat (9/8/2024) siang. Ia mengatakan selain ilegal, aktivitas tambang juga berada di dekat Kawasan Industri Pelabuhan Terpadu (KIPT) Tanjung Ular.
Kawasan tersebut bahkan diresmikan langsung Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu. Maka dari itu, dia berharap tidak ada lagi aktivitas tambang laut di wilayah zona tangkap Tanjung Ular.
“Kita sebagai wadah nelayan tentu akan bersinergi menerima keluhan dari nelayan. Apalagi di situ juga ada bantuan rumpon nelayan dari PT Timah, harapan nelayan tidak ada lagi aktivitas tambang laut di wilayah zona tangkap Tanjung Ular,” katanya.
