Jelang Lahiran Anak Ketiga dari Istri Kedua, Pemuda di Mentok Malah Nekat Jual Sabu

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – YS, salah seorang pemuda asal Kampung Mentok Asin, RT 4, RW 10, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok mengaku terpaksa menjadi pengedar sabu-sabu. Pasalnya, kala itu istri kedua YS hendak melahirkan anak ketiga mereka.

Sementara, profesi kesehariannya yaitu sebagai nelayan tidak mampu untuk menutupi biaya persalinan. Hal ini disampaikan YS saat dihadirkan dalam konferensi pers di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bangka Barat (Babar) pada Kamis (19/9/2024) siang.

“Awalnya (tertarik menjual sabu-sabu) karena penghasilan saya mencari ikan ke laut tidak ada hasilnya. Profesi saya memang sebagai nelayan di Kampung Mentok Asin. Di situ juga kan istri saya mau melahirkan anak yang ketiga dari istri kedua,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga  Sederet Fakta Pencurian di Teluk Rubiah, Ternyata Perhiasan akan Digunakan Korban untuk Operasi Anak

Pemuda berusia 28 tahun itu mengaku baru dua bulan terakhir mengedarkan sabu-sabu. Selama itu pula, ia sudah menerima narkotika jenis sabu-sabu tersebut sebanyak 10 kali. Dari orang yang tidak dikenal untuk diedarkan di wilayah Kecamatan Mentok.

“Kurang lebih dua bulan sudah 10 kali ambil barang di tempat yang beda. Keuntungan per kantong 1 juta dikasih. Dapatnya dari mana saya tidak tahu soalnya ambil barang lemparan juga,” ujar warga Mentok Asin, RT 4, RW 10, Tanjung, Kecamatan Mentok tersebut.