BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Penjabat Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin tidak ingin nasib PT Timah Tbk seperti Depo Pertamina Plumpang.

Hal ini berkaitan dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah sebagai salah satu objek vital nasional bidang energi.

Sehingga sudah sepatutnya harus dijaga dan diamankan agar terbebas dari aksi penambangan tanpa izin (ilegal).

Menurutnya pengamanan terhadap obvitnas harus dibutuhkan komitmen semua pihak, karena urusannya dengan pengamanan pendapatan negara yang bersifat strategis.

Bahkan Ridwan Djamaluddin menyebutkan jika dalam setiap tahun PT Timah harus menderita hingga Rp2,5 triliun akibat penambangan ilegal.

 

Baca Juga  Dosen PTN di Babel Dipolisikan Istri, Diduga Terlibat KDRT