Ratusan Honorer di Pemprov Babel Tidak Aktif Kerja, Didit: untuk Apa Dipertahankan
Ratusan Honorer di Pemprov Babel Tidak Aktif Kerja, Didit: untuk Apa Dipertahankan
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sementara, Didit Srigusjaya menemukan ada ratusan honorer atau tenaga PHL di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tidak aktif bekerja, namun tetap menerima gaji pokok setiap bulan.
“Kita menemukan ada indikasi honor tidak aktif dan saya punya data lengkap dengan nama-namanya,” kata Didit saat memimpin rapat dengar pendapat bersama Tim TAPD Pemprov Bangka Belitung, Rabu (25/9/2024) sore.
Didit mengatakan dari 3.332 honorer yang ada di Pemprov Babel, ada 400 honorer yang tidak aktif bekerja, namun tetap menerima upah atau gaji setiap bulannya. Sama seperti honorer di kantor DPRD Bangka Belitung yang terdata ada 194 honorer, 48 orangnya tidak aktif bekerja.
“Saya minta Pak Sekda cek lagi itu, karena yang tidak aktif untuk apa dipertahankan. Di DPRD ada sekitar 48 orang yang tidak aktif itu akan saya panggil dan buat perjanjian, jika tidak aktif akan kita berhentikan,” terang Didit.
Menurut Didit jika 400 orang honorer yang tidak aktif ini diberhentikan, besar kemungkinan bisa mengurangi defisit Pemprov Bangka Belitung sehingga hal ini harus segera di putuskan karena belanja pegawai ada batasnya, hanya boleh 30% saja dan ini akan berlaku di tahun 2027 nanti.
