Penulis: Rusmin Sopian

“Jangan berlebihan, nanti kalian harak,” ungkapan lama dari Toboali Bangka Selatan itu mengakhiri dialog film pendek yang diproduksi siswa-siswi SMAN 1 Toboali Bangka Selatan yang akan mengikuti perlombaan Tantangan Inovasi Siswa (Tanos) tahun 2024.

Film pendek Harak ini disutradarai Arsi Pratiwi dengan kameramen Zidan Agustama dibantu Aldy Dwi Pratama sebagai penata suara dan Riko Anggara sebagai editor. Semuanya adalah siswa-siswa SMAN 1 Toboali Bangka Selatan.

Film Harak diperankan Affany Asyahlan yang berperan sebagai Bujang. Seorang siswa sekolah menengah atas yang sangat rajin membantu Ibunya.

Sebelum sekolah Bujang menyempatkan waktu untuk ” Nyungkur” (mencari udang kecil di laut).

Usai menikmati gudo-gudo (makanan khas Toboali yang terbuat dari udang kecil) dan Lempah kuning (makanan khas Toboali Bangka Selatan), siswa Sekolah Menengah Atas ini mengalami sakit perut yang amat parah.

Baca Juga  Melepas Genggaman

Menurut cerita lisan dari mulut ke mulut, Bujang mengalami penyakit “Harak” yang diakibatkan karena memuji makanan terlalu berlebih-lebihan saat menikmati kelezatan makanan.

Hal itu terungkap dalam dialog saat Bujang menikmati masakan gudo-gudo yang disajikan Ibuknya.
“Enak bener, Mak,” puji Bujang saat menyantap gudo-gudo. “Jangan berlebihan, Jang. Entar kamu Harak,” pesan Ibunya.