BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar) memastikan masyarakat di daerah ini tetap bisa menikmati layanan kesehatan secara gratis. Baik itu di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) atau Rumah Sakit (RS).

Kendati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) telah menonaktifkan 8.740 jiwa kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masyarakat Babar. Di mana, ribuan BPJS dinonaktifkan itu terhitung sejak 1 September 2024 lalu.

Tetapi, Kepala Dinkes (Kadinkes) Babar Muhammad Safi’i Rangkuti meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Warga akan tetap bisa menikmati layanan kesehatan seperti biasanya secara gratis. Dia memastikan, untuk Babar, tak ada masalah dalam persoalan itu.

“Tidak ada masalah, ketika terdeteksi BPJS tidak aktif saat berobat, kita akan langsung aktifkan secara otomatis. Ada beberapa kelompok masyarakat dikeluarkan dari penerima BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN,” ujar Rangkuti, Rabu (23/10/2024) pagi.

Baca Juga  Jurnalis TV dan Online Kembali Gelar Baksos, Kali Ini di Parittiga Bangka Barat

“Kenapa dikeluarkan, karena dia tidak masuk dalam kategori miskin. Satu keluarga yang tidak masuk ke dalam lingkar penerima subsidi akan otomatis ke luar dari sistem. Tapi kalau di Babar aman, kalau mau berobat, cukup bawa KK atau KTP saja,” tambah dia.