NASIONAL, TIMELINES.ID – Bencana tanah longsor yang terjadi di Bogor, tidak saja memakan korban jiwa, juga sejumlah kerugian materil dirasakan para korban.

Pemerintah pun berencana akan merelokasi para warga terdampak dan yang berada di lokasi rawan tanah longsor.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan jika saat ini lokasi permukiman warga di bawah lereng tebing sepanjang bantaran Sungai Cisadane sangat tidak layak ditempati karena memang rawan bencana.

Oleh sebab itu relokasi menjadi jalan terbaik untuk menjauhkan para warga dari potensi risiko bencana.

“Masyarakat yang ada di daerah bencana, yang memang di daerah longsor itu sudah tidak layak tinggal di situ, itu akan direlokasi. Untuk sementara ada 18 KK di situ kemudian juga ada beberapa KK yang di tempat longsor sebelumnya belum sempat direlokasi ini pun akan direlokasi,” jelas Suharyanto.

Baca Juga  PT KAI Buka Penjualan Tiket Angkutan Lebaran 1444 H, Berikut Link Pemesananya?

Lebih lanjut, Kepala BNPB mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan lahan di daerah Pamoyanan.