Tak hanya Investasi Ratusan Miliar, PT BPP Juga akan Serap 100 Tenaga Kerja di Desa Nangka

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Kuasa Direksi PT Bukit Palma Prima, Josep menyebut keberadaan pabrik sawit nantinya akan menyerap banyak tenaga kerja.

Tenaga kerja lokal Desa Nangka nantinya akan diatur dalam kesepakatan bersama pemerintah desa.

“Nilai investasi pabrik sawit ini perkiraan Rp200 hingga Rp300 miliar dan kita juga akan menyerap tenaga kerja lokal dari Desa Nangka tentunya. Mungkin sekitar 100 atau 110 tenaga kerja yang dibutuhkan,” kata Josep usai konsultasi publik, Senin (17/3/2025).

PT Bukit Palma Prima (BPP) akan membangun pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 45 ton TBS per jam.

Baca Juga  Begini Pesan Wabup Debby di Musda VI MUI Bangka Selatan

Selain itu juga ada pengolahan inti kelapa sawit (KCP) dengan kapasitas 60 ton kernel per hari.

Pabrik di lahan seluas 45 hektare ini akan dibangun di Desa Nangka, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam konsultasi publik tadi siang, sedikitnya 5 perwakilan desa Nangka menyatakan dukugannya atas pembangunan pabrik sawit PT BPP.

Seperti dikatakan Mario, salah satu warga yang mendukung pembangunan pabrik sawit.

Hanya saja, Mario juga mempertanyakan keberadaan pabrik yang nantinya hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman warga.