BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID — Mobil layanan haji dan umrah yang diinisiasi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diresmikan langsung Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil pada Rabu (15/3/2023)lalu di Kota Pangkalpinang.

Pasca meresmikan kendaraan dengan nama Sikohat Mobile tersebut, Menag RI Yaqut Cholil mengapresiasi Kemenag Basel karena telah berinovasi dalam mempermudah layanan haji dan umrah. Inovasi ini kata dia layak ditiru yang lain sebagai bukti nyata Kemenag selalu hadir di tengah masyarakat.

“Ini sebagai bukti nyata komitmen kami di Kemenaga untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang nyaman, mudah, efektif dan efisien. Khususnya pelayanan haji dan umrah. Apalagi saat ini kita terus meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah,” ujar Menag Yaqut Cholil.

Baca Juga  Puluhan TI Liar Beroperasi di Kawasan DAS Kelurahan Berok, Diduga Dikoordinir Oknum Aparat

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Babel Tumiran Ganefo. Dia turut memberikan apresiasi kehadiran Siskohat Mobile yang diinisiasi Kantor Kemenag Basel. Ia berharap kiranya kendaraan Siskohat Mobile juga diwujudkan kabupaten dan kota lain di Bumi Serumpun Sebalai.

“Kita terus berupaya meningkatkan hal pelayanan haji dan umrah, Kemenag Basel menjawab dengan meluncurkan inovasi mobil ini. Saya harap ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kemenag lainnya untuk mengikuti langkah inovatif dari Kemenag Basel yang dipimpin Pak Jamaludin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Basel Jamaludin menceritakan seputar inovasi tersebut. Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/3) pagi, Jamaludin mengatakan kendaraan Siskohat Mobile ini lahir dari inovasi layanan haji dan umrah yang telah diluncurkan oleh Kemenag Basel pada tahun 2020 lalu.

Baca Juga  Truk Tronton Seruduk 3 Kendaraan, Sepeda Motor Terseret 1 Kilometer 

“Jadi awalnya Kemeng Basel launching inovasi layanan berbasis digital tahun 2020 bernama Siskohat Mobile yang memiliki arti sistem komputerisasi haji terpadu. Bahkan saat itu diresmikan langsung oleh Plt Dirjen PHU Kemenag RI Bapak Oman Faturahman di kantor Kemeng Basel,” ungkap Jamaludin.

Ada lima hal terdapat di dalam layanan ini. Pertama pendaftaran haji reguler, penjemputan calon jamaah difabel, rekomendasi pembatalan, rekomendasi paspor umrah dan terakhir adalah menyampaikan informasi dan manasik haji. Akan tetapi, layanan ini dinilai Jamaludin masih memiliki kekurangan.