JAKARTA, TIMELINES.ID — Meskipun tradisi Idulfitri di Tunisia tidak se-eksklusif perayaan Iduladha, Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Tunisia tetap menunjukkan antusiasme dalam mempersiapkan dan menyambut Idulfitri 1446 H.

“Jadi menurut budaya di sini, Idulfitri tetap dilaksanakan sebagai hari raya kemenangan bagi semua tapi tidak semeriah di Indonesia dan tidak se-eksklusif saat Iduladha di Tunisia. Maka dari itu, kami biasanya WNI atau mahasiswa Indonesia setelah salat Idulfitri langsung bergegas ke Wisma Duta Republik Indonesia untuk melakukan ramah tamah,” ujar Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tunisia, Naufal Sholahuddin, dalam wawancara eksklusif pada Ahad (30/3) dikutip dari muhammadiyah.or.id.

“Silaturahmi antar sesama warga Indonesia dan persiapan kami adalah mempersiapkan wisma untuk agenda Idulfitri besok,” tambahnya.

Baca Juga  Pertamina: Tak Ada Kenaikan BBM Non-Subsidi di Bulan Juni

Berlebaran di luar negeri tentu menjadi hal langka yang tidak dirasakan oleh semua orang. Sebagai pelajar Indonesia yang berada di Tunisia, Naufal beserta mahasiswa dan warga muslim Indonesia lainnya yang berada di Tunisia tentu memaknai momen ini sebagai momen yang begitu berharga dimana momen Idul Fitri lebih ditafsirkan sebagai momen kebersamaan

“Lebaran Idulfitri kali ini merupakan momentum berharga bagi kami masyarakat Indonesia di Tunisia karena jauhnya kami dari kampung halaman. Momen ini tentu membuat kami merasa hidup kembali. Kami menafsirkan ini lebih dalam, jadi ketika ada teman-teman yang sedang ada masalah diharapkan di Idulfitri ini dapat kembali bersama lagi,” tuturnya.

Momen Mudik Hingga Budaya Ngafe Khas Eropa yang Melekat pada Masyarakat Tunisia

Sebagai mahasiswa perantauan, tentu momen mudik merupakan momen yang diharapkan bagi semua orang yang mengalaminya. Begitu pula para mahasiswa dan WNI di Tunisia. Namun sayangnya, bagi Mahasiswa dan WNI di Tunisia biasanya tidak bisa melakukan mudik saat hari raya idul fitri dikarenakan kebiasaan masyarakat yang biasanya harus kembali beraktivitas setelah waktu salat Id usai.

Baca Juga  Program Mudik Gratis 2023 Polri Hanya Untuk di Pulau Jawa, Catat Jadwal Pendaftarannya?

“Kalau untuk Mudik, karena 95% di sini mahasiswa, jadi teman-teman disini tidak mudik saat momentum lebaran. Jadi kalau mau pulang ke Indonesia itu saat musim panas. Karena biasanya di dekat-dekat mei ini ada ujian sekolah,” ungkap Naufal.