Tantangan dan Harapan Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Emas
Oleh: Erik Juliawan, S.Sos. — Pengurus GenRe Bangka Belitung
Pemuda merupakan suatu bagian dari kekuatan negara yang memiliki potensi besar dalam membangun serta membawa perubahan bagi kemajuan bangsa ke arah yang lebih baik.
Sehingga generasi muda mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial) yang diharapkan menjadi akar bangsa Indonesia di masa mendatang, serta memiliki kemampuan menjadi sosok yang tangguh dan berakhlak mulia sebagai generasi penerus bangsa.
Pemuda di ibaratkan sebagai tulang punggung dalam kehidupan bangsa untuk masa yang akan datang.
Mereka dituntut menjadi penggerak perubahan yang memiliki tujuan dan keberanian untuk menghadapi kesulitan dan juga menjadi pelopor kemajuan di berbagai bidang.
Namun, banyak sekali tantangan yang dihadapi generasi muda hingga mempengaruhi kemampuan mereka untuk memaksimalkan potensinya. Beberapa tantangan-tantangan itu, di antaranya:
- Pengangguran
Banyak anak muda saat ini yang telah berupaya menyelesaikan pendidikan hingga berprestasi, namun mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan sebagai titik awal berkembang dan mencari pengalaman maksimal dengan keterampilan serta pendidikan yang mereka miliki.
Hal ini kerap kali menjadi kendala dan persoalan hingga menimbulkan perasaan frustrasi dan penurunan motivasi dikalangan generasi muda.
- Ketergantungan Teknologi dan Internet
Anak muda terlalu bergantung pada penggunaan teknologi dan internet yang serba instan dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Hal ini mencakup penggunaan seperti perangkat digital, Artificial Intelligence (AI), media sosial, dan teknologi lainnya. Hingga mempengaruhi perilaku, emosi, interaksi sosial, serta penurunan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
- Keterbatasan Program Pendidikan
Keterbatasan dan minimnya program pendidikan menghalangi generasi muda dalam mendapatkan pendidikan berkualitas dan mengasah keterampilan yang diperlukan untuk bersaing menyesuaikan perkembangan zaman di tengah masyarakat.
Hal ini lantaran kurangnya perhatian seperti anggaran, sumber daya, infrastruktur, pengembangan kurikulum inovatif serta pelatihan yang mengacu pada praktik, kerja sama dan lain sebagainya.
- Isu Sosial dan Lingkungan
Generasi muda sekarang ini berhadapan langsung dengan berbagai kondisi sosial dan lingkungan yang cukup rumit.
Seperti kesenjangan sosial, kemiskinan, diskriminasi, perubahan iklim, hingga kerusakan ekosistem. Permasalahan ini tidak hanya berdampak negatif pada kualitas hidup generasi muda, melainkan juga masa depan negara.
