Dukung Stabilisasi Pasokan di Babel, Bank Indonesia – TPID Wujudkan KAD dengan Brebes dan Banyuwangi

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi Kerja sama Antar Daerah (KAD) melalui skema Business to Business (B2B) dalam bentuk misi dagang antara pelaku usaha dari Bangka Belitung dengan pelaku usaha dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Banyuwangi.

“Tujuan utama KAD ini adalah untuk menjamin ketersediaan pasokan komoditas bawang merah dan aneka cabai di wilayah Bangka Belitung,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy dalam siaran pers kepada media di Pangkalpinang, Rabu.

Baca Juga  Polda Babel Tanam 10 Ribu Bibit Pohon di Lahan Bekas Tambang Timah

Dari pihak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini dihadiri Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan, Biro Pemerintahan, serta pelaku usaha yakni Toko Dayat Cabe dan Sumber Bawang Pangkalpinang.

Sementara itu, dari pihak Kabupaten Brebes dan Banyuwangi dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan dan Kepala Bagian Perekonomian serta pelaku usaha yakni PT. Sumber Bawang Indotrading dan UD Restu Bumi.

Rommy menyampaikan bahwa inisiatif KAD ini merupakan perwujudan dari strategi pengendalian inflasi, khususnya dalam upaya menjaga Ketersediaan Pasokan (K1) dan Keterjangkauan Harga (K2).

Baca Juga  Resmikan Explore Babel 2025, Deputi Gubernur: BI Dukung Pemasaran Kekayaan Bangka Belitung

Langkah ini menjadi sangat krusial mengingat produksi komoditas pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum mampu mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Rommy menambahkan pasokan bawang merah dan aneka cabai dari sentra produksi seperti Brebes dan Banyuwangi masih tetap diperlukan.