Karya: Yoelchaidir

Sudah tiga malam Wati dihadiahi mimpi yang sama.

Dalam mimpinya, ia didatangi seorang nenek tua mengenakan baju kebaya dan bersarung, rambutnya berkonde.

Dengan lembut sang nenek meminta agar jembatan kayu yang hanyut beberapa hari lalu akibat banjir di Rawabangun Toboali segera dipasang kembali.

Alasannya, itu lah jalan satu satunya sang nenek dan keluarganya untuk melintas ke seberang aliran sungai.

Wati lalu menceritakan perihal mimpinya itu kepada sang suami yang asyik memainkan HP.

Secangkir kopi dan sebungkus rokok di hadapannya yang sedang bersandar di teras depan rumah…

“Bang,” panggil Wati kepada Iswar.

Tanpa menoleh hanya mengiyakan panggilan sang istri.

Baca Juga  Misteri Sebuah Lukisan

“Saya sudah tiga malam ini mimpi didatangi nenek nenek cantik agar kita membangun kembali jembatan yang hanyut saat banjir Minggu kemarin bang,” sambung Wati.

“Ya, abang juga pernah mimpi melihat rombongan anak anak berniat menyeberang sungai namun tidak bisa sebab jembatannya sudah hanyut,” jawab Iswar.

“Jadi gimana Bang?” tanya Wati menimpali mimpi sang suami.