Kuasa Simbolik Rambut Batin Tikal di Bangka Selatan Antarkan Rita Zahara Raih Gelar Doktor

SUMEDANG, TIMELINES.ID – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran yang lebih dikenal dengan nama Unpad, kembali mencetak doktor baru yang ke 311 dalam bidang Kajian Ilmu Budaya.

Kamis, 17 Juli 2025 kemarin, Dr. Rita Zahara, S.Sn., M.Sn., berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka yang berlangsung di FIB Unpad Bandung. Ia secara resmi menyandang gelar Doktor.

Disertasi yang dipertahankan Dr. Rita Zahara mengusung judul yang menarik, ‘Kuasa Simbolik Rambut Batin Tikal di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung’.

Penelitian ini menggali lebih dalam mengenai mitos dan kepercayaan lokal yang mengelilingi ‘Rambut Batin Tikal’ serta bagaimana hal tersebut memengaruhi masyarakat di Bangka Selatan.

Baca Juga  Pelaku Pembunuhan di Desa Bikang Diringkus Polisi

Dr. Rita Zahara secara ilmiah mengkaji kuasa simbolik rambut batin Tikal di Kabupaten Bangka Selatan, mengubahnya dari ranah mitos dan kepercayaan lokal yang alamiah menjadi objek studi ilmiah yang sistematis.

Dalam disertasinya, ia menggunakan teori struktur model Pierre Bourdieu, yang memungkinkan analisis kompleks mengenai bagaimana simbol (dalam hal ini, rambut batin Tikal) tidak hanya merefleksikan tetapi juga membentuk habitus (disposisi yang terinternalisasi), modal simbolik (bentuk pengakuan dan kehormatan), dan ranah sosial (arena persaingan dan interaksi) di masyarakat tersebut.

Dengan kerangka Bourdieu, penelitian ini mampu membedah bagaimana kepercayaan akan rambut batin Tikal membangun hierarki, legitimasi, dan praktik-praktik tertentu yang secara tidak sadar direproduksi, mengubah mitos menjadi kekuatan pengorganisir realitas sosial dan identitas kolektif di Bangka Selatan.

Baca Juga  Diduga Palsukan SP3AT, Oknum PNS di Bangka Selatan Dipolisikan