Explore Babel 2025: Momentum Bangkitkan UMKM dan Pariwisata Bangka Belitung

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel kembali memperkuat sinergi dan komitmen dalam mendukung untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Explore Babel 2025.

Kegiatan ini secara resmi dibuka bertempat di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang.

Peresmian ini dilakukan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung; Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani; Anggota Dewan Komisioner OJK, Ogi Prastomiyono; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy; serta Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Kecil Kementerian UMKM, Rhenaldy Purnomo.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimda Provinsi, Bupati/Walikota se-Bangka Belitung, Wakil Walikota Bekasi, pimpinan instansi vertikal, perbankan, akademisi, tokoh agama, media, serta mahasiswa.

Acara tahunan ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional, yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI), Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI), serta Cinta Bangga Paham Rupiah (CBPR) dan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, melaporkan bahwa Explore Babel merupakan event tahunan yang digelar sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI), Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI), serta Cinta Bangga Paham Rupiah (CBPR) dan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI).

Tahun 2025 merupakan penyelenggaraan yang keempat dengan mengusung tema “Serumpun Sebalai, Sehati Kite Bangun Babel”. Tema ini dimaksudkan untuk menghadirkan semangat berkumpul (serumpun), bermusyawarah dan bersinergi (sebalai), serta melangkah bersama dengan satu hati (sehati) untuk mewujudkan Bangka Belitung yang tangguh dan berdaya saing.

Baca Juga  Menunggu Keseriusan Pemerintah Daerah Membangun Pariwisata Bangka Belitung

Terdapat tiga rangkaian Explore Babel 2025, yaitu pre-event, side event, dan main event. Rangkaian pre-event telah dimulai sejak April 2025, dengan partisipasi aktif dalam berbagai festival ekonomi kreatif dan bazar UMKM di seluruh wilayah Bangka Belitung.

Selain itu, Bank Indonesia juga menyelenggarakan Program Digitalisasi dan Onboarding UMKM Sukses (PRODIGIOUS) dengan melatih 40 UMKM terpilih untuk memperluas pemasaran berbasis teknologi digital serta peningkatan kapasitas usaha untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Lebih lanjut, pada rangkaian side-event, diselenggarakan 101 Workshop Series pada 21–24 Juli 2025, yang terdiri atas 21 topik pelatihan strategis, mencakup 4 tema besar yaitu sektor prioritas, inflasi dan ketahanan pangan, integrasi ekonomi keuangan inslusif dan hijau, serta ekonomi keuangan digital.

Rommy menambahkan puncak acara atau main event Explore Babel 2025 akan diselenggarakan pada 25–27 Juli 2025, dengan menghadirkan hampir 100 UMKM Pyang menjajakan produk unggulan UMKM seperti makanan/minuman kemasan, wastra, dan kerajinan. Selain itu, terdapat booth layanan dan atraksi terdiri dari Museum Bank Indonesia, layanan sosialisasi Bank Indonesia (QRIS, CBPR, Eksyar), serta booth layanan publik dari Tourism Information Centre dan Pelayanan Konsultasi dan Pendampingan (PLUT) KUMKM oleh Dinas Provinsi, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh Kementerian Hukum Provinsi dan berbagai layanan perbankan.

Baca Juga  BI Kembali Gelar Explore Babel 2025, Hadirkan Bintang Tamu Shabrina Leanor

Selain itu, terdapat juga partisipasi dari mitra lembaga seperti Tim Penggerak PKK dan Dekranasda.

Mengusung tema “Serumpun Sebalai, Sehati Kite Bangun Babel”, Explore Babel 2025 menghadirkan semangat kolaborasi lintas sektor, generasi dan komunitas untuk memperkuat daya saing ekonomi lokal. Tema ini dimaknai sebagai ajakan untuk berkumpul (serumpun), bermusyawarah dan bersinergi (sebalai), serta melangkah bersama dengan satu hati (sehati) dalam mewujudkan Bangka Belitung yang tangguh dan berdaya saing.

Melalui pendekatan ini, kegiatan tidak hanya menjadi ajang pameran produk unggulan, tetapi juga sarana membangun ekosistem yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi pelaku usaha lokal.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, SE., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang telah dilakukan antara Pemerintah Daerah dengan Bank Indonesia serta mitra strategis lainnya terutama dalam pemulihan ekonomi Bangka Belitung.

Lebih dari 214 ribu pelaku UMKM di Bangka Belitung telah berkontribusi dalam membuka lapangan kerja, dan mendorong inklusi ekonomi. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bangka Belitung terus berkomitmen mendorong transformasi UMKM agar lebih tangguh, siap digital, dan mampu bersaing di pasar nasional dan global.

Potensi besar Bangka Belitung ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, terlihat dari kunjungan dua Menteri pada Juli 2025, yaitu Menteri Desa dan Pembangunan Daerat Tertinggal dan Menteri Koperasi untuk mendukung pengembangan produk unggulan desa dan UMKM. Langkah ini sejalan dengan Program Asta Cita pemerintah pusat yang fokus pada swasembada pangan, pengembangan kewirausahaan dan ekonomi kreatif untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Baca Juga  Pj Gubernur akan Sampaikan Nota Keberatan Hasil Seleksi Calon Paskibraka Nasional ke Pusat

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional harus terus diperkuat, terlebih di tengah tantangan global yang dinamis.

Juda mengapresiasi kinerja Bangka Belitung, menurutnya, yang telah menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,60% (yoy) pada triwulan I 2025, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 0.94% (yoy).

Selain itu, inflasi Bangka Belitung yang juga terkendali dan rendah di angka 0,99% (yoy) pada Juni 2025. Beliau Juda juga menegaskan bahwa pencapaian ini harus dijaga dengan langkah strategis, seperti memperkuat digitalisasi UMKM, meningkatkan akses pembiayaan, serta mendorong inovasi dan kualitas produk lokal.

“Semangat Explore Babel tidak hanya untuk menampilkan produk-produk unggulan UMKM, namun juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam satu ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global,” ujar Juda Agung.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menjelaskan bahwa Explore Babel 2025 merupakan penyelenggaraan tahun keempat yang digelar lebih meriah melalui tiga rangkaian utama, yaitu pre-event, side event, dan main event.