(Untuk dr Rosalin)

Oleh: Hening Cahaya

Nyanyian burung burung malam.
Seperti mengisyaratkan kegelisahan pada ujung lamunan.
Yang selalu menggoda kenangan lama.
Membuka lembar per lembar halaman usang.

Bertutur tentang perjalanan asmara anak SMA.
Diam dan jujur menuliskan puisi.
Pada setiap sudut-sudut persinggahan tempat pertemuan, waktu itu di bulan Ramadan.
Tanpa peduli bisingnya suara alam.

Baca Juga  Penjaga Terumbu Karang