Kisah Al Kahfi: Kepala SDN 4 Namang yang Nyambi Jualan Bakso Keliling
Kisah Al Kahfi: Kepala SDN 4 Namang yang Nyambi Jualan Bakso Keliling
Penulis: Agus Bachtiar Kurniawan — Pemerhati Kehidupan Sosial Kemasyarakatan
Ustadzilah Al Kahfi atau akrab disapa Pak Kahfi mungkin menjadi sosok yang langka saat ini.
Siapa sangka penjual bakso keliling ini ternyata Kepala Sekolah SD Negeri 4 Namang, Bangka Tengah.
Meski sibuk menjalani aktivitas kedinasan, Al Kahfi masih menyempatkan berjualan bakso pada hari Sabtu dan Minggu.
Ayah 2 anak ini mengisi hari liburnya dengan berjualan bakso dan mie ayam keliling di sekitar wilayah Pangkalpinang yaitu Pantai Koala, Pantai Hermanfu, Perumahan Griya Pangkalpinang dan Stadion Depati Amir.
Saat bertemu penulis di Stadion Depati Amir, Kahfi menceritakan sebelum berjualan, ia menyiapkan sendiri adonan bakso hingga menjadi bakso.
Kahfi meracik sendiri bumbu-bumbu yang dibutuhkan untuk kelengkapan menu bakso dan mie ayam dagangannya.
Pagi buta sebelum subuh Kahfi berburu sayuran di Pasar Pagi Pangkalpinang.
“Menyajikan sayuran yang segar menjadi salah satu cara untuk menjaga kualitas dagangannya.
Bumbu-bumbu, bakso, mie, sayuran dan semua kelengkapannya harus fresh agar pembeli tidak kecewa dan dirugikan, sekaligus menjaga rasanya,” ujar Kahfi.
PNS kelahiran Sragen tahun 1991 ini mengaku tak asing lagi dalam dunia kuliner, terutama bakso dan mie ayam.
Orang tuanya di Solo ternyata seorang penjual bakso dan mie ayam di sekitar Keraton Kasunanan Surakarta.
“Jadi sejak kecil, remaja hingga menjadi mahasiswa saya membantu orang tua menjalankan bisnis kuliner keluarga,” ungkap Kahfi.
“Sebagai anak sulung saya merasa tertantang menjadi tulang punggung kedua bagi keluarga. Bakso dan mie ayam sudah menjadi napas dan nadi saya,” lanjut Kahfi.
