Oleh: Ummi Sulis

Selamat ulang tahun negaraku
Meski kami masih berjibaku
Kadang bagai terpaku
Saksikan rusuh dalam hening yang beku

Selamat ulang tahun negaraku
Delapan puluh usiamu
Harapan rakyat di tiap waktu berlalu
Merdeka itu sesuai isi pembukaan UUD tanpa terbelenggu

Selamat Ulang tahun negaraku
Kau masih Indonesia tentu?
Bila melihat porak porandanya tatanan, ada rasa ragu
Akankan kokoh mahligai zamrud khatulistiwa demi sebuah kata bersatu

Sayang seribu sayang
Kedaulatan yang katanya di tangan rakyat
Yang wakil-wakilnya mengemis suara rakyat
Yang bila jadi akan mendahulukan kepentingan rakyat
Tapi ternyata rakyat yang mana dulu?

Baca Juga  Membaca Kota Menerjemahkan Musim