Sekda Aktif dan Mantan Sekda Klaten Jadi Tersangka Korupsi Sewa Plaza, Kerugian Negara Rp6,88 Miliar

SEMARANG, TIMELINES.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah Kembali menetapkan dua Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, baik yang aktif maupun mantan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan Plaza Klaten. Kerugian negara akibat perkara ini ditaksir mencapai Rp6,88 miliar.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya mengatakan dua tersangka tersebut masing-masing berinisial JS dan JP.

Diketahui mereka adalah Jaka Salwadi, Sekda Klaten periode 2016–2021, serta Jajang Prihono, Sekda Klaten periode 2022 hingga saat ini.

Jajang Prihono langsung ditahan dan digiring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang. Sementara itu, Jaka Salwadi belum ditahan dengan alasan kondisi kesehatan.

Baca Juga  Breaking News: Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Dugaan Tipikor Dana Baznas Enrekang Sulsel

“Satu tersangka tidak ditahan karena ada surat keterangan dokter yang menyebut ia tengah sakit dan membutuhkan perawatan intensif,” jelas Lukas, Rabu (27/8).

Menurutnya, praktik korupsi terjadi saat kedua pejabat itu menandatangani perjanjian sewa Plaza Klaten tanpa mekanisme pemilihan mitra yang seharusnya dilakukan. Klausul yang dituangkan dalam perjanjian justru merugikan Pemerintah Kabupaten Klaten.